Doa itu Kekuatan yang Dahsyat

Dalam sebuah pelatihan bisnis, salah seorang peserta yang berasal dari Cianjur mengutarakan bahwa sudah lama menikah namun belum juga dikaruniai buah hati. Ikhtiar terus ia dan suaminya lakukan, sebagai upaya serius bahwa mereka ingin segera dikarunia anak sebagai titipan Tuhan. Mendengar curahan hati peserta tadi saya pun sudah menyiapkan sebuah moment khusus di akhir pelatihan. Tiada lain dan tiada bukan adalah mengajak seluruh peserta untuk berdoa bersama, mengaminkan doa sang ibu tadi.

Kala penyampaian materi pelatihan usai, saya mempersilakan sang ibu untuk maju ke depan. Sebelumnya saya pun menjelaskan sedikit tentang bagaimana doa yang baik dan benar. Ya, karena doa yang baik dan benar itu penting. Allah memang Maha Tahu, tapi bukankah kita sebagai hamba juga pantas untuk jauh lebih jujur, lebih jelas, lebih serius dalam meminta, dalam berdoa. Saya menyarankan sang ibu untuk benar-benar menghadirkan hati, benar-benar mampu menghadirkan bagaimana bahagianya tatkala beliau benar-benar memiliki buah hati, menunjukkan betapa berharapnya untuk diamanahi buah hati oleh Allah. Saya meminta kepada sang ibu untuk meminta dengan jelas, kapan ingin punya anak, apakah berjenis kelamin laki-laki atau perempuan. Ya, karena ini penting, kejelasan dan kelugasan berdoa itu hal yang positif.

Setelah mengerti akhirnya sang ibu pun berdoa lalu saya, peserta dan panitia pelatihan pun mengaminkan dengan kesungguhan hati. Dalam doanya, sang ibu meminta untuk dikaruniai anak pada tahun 2015. Kami yang hadir di dalam ruangan itu pun menjadi saksi, keyakinan bahwa doa sang ibu akan terkabul. Ya, karena kita harus yakin bahwa Allah adalah Maha Pengabul Doa, Allah akan mengabulkan doa kita.

Beberapa minggu kemudian saya pun bersua dengan suami dari peserta yang berdoa tadi. Saya melihat, mereka adalah pasangan berbahagia nan penuh semangat. Semoga Allah kabulkan permohonan pasangan pecinta ini. Aamiin.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s