Target Ramadhan

Kemarin saya mengisi pengajian Ramadhan karyawan, pertama saya isi dengan tilawah bersama. Saya coba tes mereka satu per satu, hingga ketahuan ada salah satu karyawan yang memang belum bisa baca Al Qur’an sama sekali. Menurut penuturan beliau, di daerahnya memang banyak yang tidak bisa baca Al Qur’an, tentu ini PR buat kami agar karyawan tersebut bersemangat belajar dan akhirnya bisa membaca Al Qur’an. Kemampuan membaca Al Qur’an mereka bervariasi, ada yang sudah bisa membaca namun panjang pendeknya belum bisa, ada yang tajwidnya belum baik, dan umumnya mukharijul hurufnya belum sempurna. Saya akui, saya pun sebenarnya tidak jauh lebih baik dari mereka, karena itulah saya ikut pendidikan tahsin selama dua semester dan terus belajar.

Ramadhan adalah Syahrul Qur’an, bulan dimana kitab suci Al Qur’an diturunkan. Menurut para ulama, di bulan Ramadhan Al Qur’an yang 30 juz tersebut diturunkan sekaligus dari Lauh Mahfuzh ke Baitul ‘Izzah di langit dunia, lalu selama masa kenabian (sekitar 23 tahun) diturunkan kepada Rasulullah saw. Ayat-ayat yang pertama diturunkan (diwahyukan) kepada Rasulullah saw adalah surat Al-‘Alaq ayat 1-5 dan ini terjadi pada bulan Ramadhan, ketika Rasulullah sedang bertahannuts (menyepi) di Gua Hira. Maka tidak heran, jika pada bulan Ramadhan umumnya umat muslim di seluruh dunia jauh lebih dekat dengan Al Qur’an, lebih sering membacanya, lebih sering mentadaburi Al Qur’an.

Saya mencoba bertanya kepada setiap karyawan tentang sesering apa mereka tilawah Al Qur’an di luar bulan Ramadhan, lalu sesering apa mereka tilawah di bulan Ramadhan. Benar saja, mereka sama seperti saya, di bulan Ramadhan jauh lebih sering, lebih intens dalam membaca Al Qur’an. Sampai-sampai banyak dari mereka yang mengaku dalam sebelas bulan di luar Ramadhan mereka kadang hanya sekitaran satu juz saja membaca Al Qur’an, tapi pada saat bulan Ramadhan mereka mampu membaca Al Qur’an sampai satu kali khatam.

Seorang karyawan mengaku bahwa di luar Ramadhan beliau membaca Al Qur’an setengah juz per harinya. Ini karena beliau ditarget segitu oleh guru ngajinya. Sementara karyawan yang lain mengaku tidak punya target dan tidak ada yang memberikan target. Seorang karyawan yang lain mengaku di bulan Ramadhan ia bisa sampai empat kali khatam dan alasannya ternyata karena guru ngajinya memang memberikan target kepada santri-santrinya untuk bisa khatam sebanyak tujuh kali. Ya memang targetnya tidak tercapai, tapi empat kali khatam menurut saya adalah sebuah pencapaian yang baik.

Dari hasil pengakuan dua karyawan tadi saya pun menyimpulkan, bahwa target membuat kita terpacu untuk melakukan upaya lebih optimal untuk mencapainya. Target adalah motivator yang baik, target juga sarana evaluasi yang baik. Kita bersemangat karena memiliki target atau karena ada yang memberi kita target. Kita pun dengan mudah menilainya pada waktu yang sudah ditentukan, apakah targetnya tercapai, terlampaui, belum tercapai atau bahkan kita lalai terhadap target.

Pada kesempatan itu pun saya memberikan target kepada mereka bahwa dalam bulan Ramadhan kali ini mereka harus mampu khatam satu kali. Bagi mereka yang mampu melampaui target dan paling baik pencapaiannya, saya akan memberikan mereka hadiah. Kita lihat di bulan Syawal nanti laporan dari kejujuran mereka.

Oh ya, bagi kita tentu saja target Ramadhan itu bisa dalam banyak hal. Selain target tilawah Al Qur’an kita juga bisa memiliki target dalam banyak hal lain, misal berapa target berjamaah shalat wajib di masjid (bagi laki-laki) dan masih banyak lagi. Silakan kita membuatnya sesuai dengan keperluan agar kita bisa lebih bersemangat dan agar kita bisa mengevaluasi hasilnya di ujung Ramadhan nanti. Jadi, selamat menikmati target Ramadhan.

Iklan

7 responses to “Target Ramadhan

  1. Target di bulan Ramadhan…. Bagus juga idenya, Mas…. Memang kalau nggak “dipaksa” gitu, tujuan dan impian jadi sulit tercapai…. 😀

  2. target dhe sih selama ramadhan ini, maksimal cuma 9x absen tarawih. soalnya dulu gara2 kerjaan, dhe hampir sama sekali gk tarawih. dan kalo untuk tadarus, gk ditargetin sih mas, yang penting berusaha untuk terus ngaji setiap hari. semoga bisa khatam juga di bulan ini.. 🙂

  3. Ping-balik: Tips Agar Khatam Tadarus Al Qur’an di Bulan Ramadhan | Pusat Spirit & Inspirasi·

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s