Tips Buka Puasa Bersama

Kemarin Sabtu, saya ditelepon seorang sahabat asal Malang, beliau adalah penulis dan juga sesepuh PNBB, sebuah komunitas kepenulisan dan persahabatan. Saya diundang untuk ketemuan di rumah seorang sahabat yang juga penulis di bilangan Kebon Jeruk, Jakarta. Menurut penuturan beliau, sahabat-sahabat lain pun akan berdatangan ke rumah pengusaha Siomay Online yang juga putra duta besar ini. Perjumpaan dengan mereka biasanya penuh keceriaan dan lautan ilmu, baik ilmu agama, kepenulisan bahkan sampai ilmu bisnis. Maka wajar jikalau saya sangat berharap bisa bergabung ke acara tersebut.

Saya pernah sekali ke rumah sahabat saya di Kebon Jeruk ini, dan sahabat saya sudah sering berkunjung ke kedai saya, bahkan beliau sudah mengunjungi semua kedai Mie Janda. Sebagai orang yang kurang hafal jalan, dulu ketika ke kebon jeruk pun saya menyewa jasa sopir, maka saya pun berupaya kembali mencari sopir untuk bisa menghadiri undangan ini. Sayang karena acara sharing dan sekaligus buka puasa bersamanya mendadak, saya pun tak mendapatkan sopir yang siap, akhirnya saya batal datang ke sana. Padahal kerinduan saya berkumpul dengan orang-orang hebat tersebut sungguh besar. Ya sudah, mungkin belum jodoh dan memang jodohnya saya harus stand by menjadi pelayan kedai Mie Janda 01 dulu sore itu.

Berbicara mengenai buka puasa bersama, maka ini sudah menjadi kebiasaan yang dilakukan kita di bulan Ramadhan. Bahkan acara buka puasa ini bukan hanya diikuti oleh kita yang sedang berpuasa, kaum perempuan yang sedang berhalangan berpuasa pun senang mengikuti kegiatan ini. Menurut pengamatan saya, di kedai Mie Janda pun banyak yang suka mengadakan buka puasa bersama. Mereka tampak janjian mulai dari sore, kemudian tampak akrab berbincang seru, lalu kala adzan maghrib berkumandang mereka pun menikmati ta’jil dan sajian dari Mie Janda. Ini adalah contoh kegiatan buka puasa bersama yang tanpa ada susunan acara yang lebih serius. Ada juga buka puasa bersama yang digabungkan dengan kegiatan lain seperti kegiatan bersama-sama mendengarkan tausyiah, tilawah atau tadarusan Al Qur’an bersama, kajian ilmu Islam, motivation building, santunan anak yatim, dan lain-lain. Acara seperti ini biasanya diadakan di masjid/ mushola, di panti asuhan, di majelis ta’lim, di rumah seseorang, di rumah makan yang sudah dibooking, atau di tempat-tempat lainnya.

Berikut adalah beberapa tips buka puasa bersama tanpa acara formal:

  1. Carilah kedai atau tempat makan yang strategis dan disepakati bersama calon peserta buka puasa.
  2. Utamakan tempat makan yang memiliki mushola, atau yang dekat dengan mushola, tapi jika tidak maka usahakan acara buka puasa bersama selesai lebih awal jadi masih sempat keburu untuk shalat maghrib. Tak elok kan acara buka puasa bersama malah membuat kita tidak shalat maghrib.
  3. Usahakan tentukan jam acara mulai (mulai kumpul) dengan jam selesai agar semua disiplin.
  4. Baiknya dimulai dari jam 16.00 atau jam 16.30 WIB. Jadi meskipun tidak ada acara formal, hanya lepas kangen dan obrolan santai saja, tapi kita bisa lebih puas dan selepas makan acara bisa ditutup agar memudahkan keburu shalat Isya dan tarawih di masjid/ mushola.
  5. Pilih tempat makan favorit jadi gak ada istilah peserta buka puasa bersama kepaksa datang padahal gak suka menunya. Menurut kru MGS, Ramadhan tahun lalu Mie Janda sebagai tempat makan terfavorit lho versi Megaswara Radio.

Berikut adalah beberapa tips buka puasa bersama dengan acara formal:

  1. Carilah tempat yang pas dengan konsep acara dan disepakati bersama.
  2. Tempat pelaksanaan bisa di masjid, mushola, aula pesantren, panti asuhan, rumah makan yang dibooking, atau tempat-tempat lain yang tetap membuat acara berjalan nyaman.
  3. Baiknya acara dimulai jam 16.00 WIB. Saat adzan maghrib tiba semua berbuka dengan kurma, air putih atau makanan dan minuman yg ringan, kemudian break shalat maghrib lalu dilanjutkan dengan makan besar dan tutup.
  4. Jika acara mau dilanjutkan dengan shalat isya dan tarawih berjamaah ini lebih bagus, jika tidak maka usahakan acara lebih cepat selesai agar yang berniat shalat isya dan tarawih berjamaah di masjid tidak terganggu.
  5. Pilih acara-acara yang tepat sesuai dengan peserta. Bisa dimulai dengan tadarusan bersama, kemusidan tausyiah, ramah tamah dan berbuka. Jika menghadirkan anak yatim maka adakan fun game dan pemberian santunan.
  6. Pilih menu yang ramah dengan lambung, jangan terlalu pedas dan jangan pula terlalu berminyak.

Demikian tips dari saya, semoga acara buka puasa bersama yang kita lakukan menambah ilmu, menambah jalinan persahabatan dan berkah untuk banyak orang. Tentu saja buka puasa bersama jangan sampai membuat kita lupa shalat maghrib dan lalai shalat isya dan tarawih. Selamat menikmati Ramadhan penuh cinta!

Iklan

8 responses to “Tips Buka Puasa Bersama

  1. Asiik sy dicilegon didahuli dg sharing Islami kang, habis itu BuBer deh… meski sederhana tapi ruh jamaah kebersamaanya itu dapat bangeetss

  2. biasanya buka bareng jadi bikin ketinggalan solat tarawih di masjid.
    abisnya temen2 pd ga mau solat jamaah..
    ckck..

  3. point 1 pastikan ada mushola..nah itu yang penting jadi ga ketinggalan sholat magribnya,,,

    sudah banjir undangan berbuka ya?

    next time bisa singgah di MJ lagi πŸ˜€


    Dan kalau singgah ke MJ kabari ya biar bisa kopdar dan silaturahim. Kalau berbuka sekarang masih di MJ terus, bantuin karyawan sebelum ntar mudik lama πŸ™‚

  4. Ping-balik: Contoh Susunan Acara Buka Puasa Bersama Anak Yatim | Pusat Spirit & Inspirasi·

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s