Cara Asyik Ngabuburit

Kalau hari sudah sore, kita sering kali mendapati jalanan begitu padat, hal ini terjadi karena banyaknya orang keluar rumah untuk ngabuburit. Ngabuburit dengan cara jalan-jalan pakai motor dianggap cara yang asyik, padahal jika semua berpikiran seperti itu otomatis jalanan menjadi macet karena penuhnya oleh kendaraan orang yang ngabuburit. Niat cari asyik pun malah jadi uring-uringan, biasa kan macet itu kan bikin tensi banyak orang naik. Beruntung kalau macetnya pas di depan kedai Mie Janda atau kedai makan lainnya, kan bila adzan maghrib hampir tiba kita tinggal mampir dan berbuka di sana, bagaimana kalau macetnya jauh dari tempat makan, tak ada pedagang asongan, adzan tiba maka berbuka dengan menjilat jari tetangga, eh jari sendiri, ampyun deh.

Ada juga yang bilang, kalau ngabuburit itu asyiknya sambil ngemil kwaci. Jadi waktu tak terasa berlalu, tahu-tahu adzan maghrib berkumandang. Ah cara ngabuburit ini tentu saja cuma bercanda, mana ada orang yang berpuasa makan kwaci sambil nunggu mahgrib tiba, kan batal bro.

Sebenarnya, cara ngabuburit yang asyik itu baiknya di masjid dan mushola, sambil tadarus bareng. Bayangkan saja jika ada sepuluh orang duduk melingkar, lalu tilawah Al Qur’an bergiliran, saat yang satu orang membaca, yang lain mendengarkan dengan seksama. Bila saja satu orang tilawah satu lembar, maka sepuluh orang jadi sepuluh lembar, yang artinya 1 juz. Asyik kan ngabuburit sambil tercapai tilawah satu juz hasil kerja bareng.

Cara asyik ngabuburit yang lainnya adalah dengan janjian ketemuan di kedai jam 16.30 WIB, lalu sambil menunggu waktunya berbuka sharing tentang ilmu agama atau tentang hikmah Ramadhan yang didapat selama ini. Bisa juga kita undang gabung teman atau kakak kelas/ kakak angkatan kita di kampus yang lebih paham agama, jadi sharingnya lebih mengena. Asyik kan, silaturahim dapat, ilmu dapat, buka puasa bersama juga dapat.

Cara asyik ngabuburit bisa juga dengan teman-teman satu kelas, satu komunitas, satu klub membagi-bagikan ta’jil gratis di jalanan, tahu kan banyak pekerja yang seringkali terjebak kemacetan pada saat mereka pulang kerja, sementara saat adzan maghrib berkumandang mereka masih tertahan di dalam angkot dan diatas kendaraan roda duanya. Nah saatnya Anda dan teman-teman beraksi, menunjukkan kepedulian terhadap sesama, maka jika ikhlas yakinlah besar pahalanya.

Jadi, silakan pilih cara asyik ngabuburit yang pas buat Anda. Ingat, jangan lagi ngabuburit sambil makan kwaci atau nyeruput es kelapa!

Iklan

5 responses to “Cara Asyik Ngabuburit

  1. haha “ngabuburit sambil makan kwaci atau nyeruput es kelapa!” parah nih.. Ngabuburid: Ngaji Buka Buku wirid


    Hehe, bener yg pas itu ya “ngabuburid” 🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s