Pertengahan Ramadhan Penuh Ampunan

Sahabat, tak terasa kita telah memasuki pertengahan Ramadhan, umumnya kita saat ini sedang menjalani hari ke-14 Ramadhan, bagi yang lain bahkan telah menjalani hari ke-15 Ramadhan. Setengah perjalanan yang nyaris tak terasa telah kita lalui, menahan lapar dan dahaga mampu kita lakukan, tapi bagaimana dengan ibadah lainnya? Tentu jawabannya ada pada hati kita masing-masing.

Kita selalu berharap, setiap Ramadhan kita mampu menjadi pemenang. Mampu berpuasa sebulan penuh, mampu khatam Al Qur’an, mampu membiasakan berjamaah shalat fardhu di masjid, mampu merutinkan shalat tarawih, mampu membiasakan bersedekah dan yang lainnya. Tapi pada kenyataannya, terkadang kita tak mampu mencapai itu dengan alasan kesibukan dan yang lainnya.

Sahabat, sengaja saya tulisan kali ini saya beri judul “Pertengahan Ramadhan Penuh Ampunan“, ya sebagaimana kita ketahui bahwa bulan Ramadhan dibagi ke dalam tiga fase. Sepuluh hari pertama Ramadhan adalah fase rohmat (kasih sayang), sepuluh hari kedua adalah fase maghfiroh (ampunan), dan sepuluh hari terakhir adalah fase itqu min an-Naar (dibebaskan dari api neraka). Wow fantastis bukan bulan Ramadhan ini.

Fase pertama telah kita lalui, dimana Allah curahkan kasih sayang bagi kita yang berpuasa. Allah begitu menyayangi mahluknya yang menjalankan ibadah puasa dengan ikhlas. Ya, karena itulah kita harus berpuasa dengan sepenuh hati, bukan sekedar menahan lapar dan dahaga, tapi juga menjauhi semua larangan-Nya dan menjalankan semua perintah-Nya. Mungkin kita sebagai orang awam yang dhoif belum mampu menjalankannya secara sempurna, tapi kita harus optimis dan berusaha agar kasih sayang Allah selalu mengalir untuk kita.

Fase yang saat ini sedang kita jalani adalah fase ampunan. Dimana Allah mengampuni dosa-dosa hambanya yang berpuasa dengan ikhlas dan sungguh-sunggu. Tentu saja ini adalah fase kesempatan yang amat berharga bagi kita. Kenapa, karena kita tentu bukan mahluk sempurna yang bersih dari dosa-dosa. memohon ampun kepada Allah, berdoalah kepada Allah dengan penuh pengharapan agar dosa-dosa kita terampuni. Jika puasa itu membakar dosa-dosa kita, maka jadikanlah puasa itu pula sebagai perisai dari ketermungkinan kita melakukan tindakan-tindakan yang mengundang dosa.

Sahabat, semoga kita bisa memanfaatkan fase saat ini sehingga dosa-dosa kita terampuni. Maaf, tulisan ini bukan maksud menggurui, semata mengingatkan diri sendiri dan upaya saling menasehati. Jadi jangan sungkan nasehati saya!

Iklan

4 responses to “Pertengahan Ramadhan Penuh Ampunan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s