Cara Mudik Asyik

Ramadhan telah memasuki hari ke-21. Banyak warga yang telah bersiap-siap mudik. Biasanya memang kalau lebaran tiba, kota-kota tampak lenggang dan desa-desa penuh riuh. Mobil-mobil dengan flat luar kota berjejer di halaman rumah dan tepi jalan kampung. Semakin mengokohkan anggapan bahwa yang merantau ke kota umumnya sukses. Alih-alih ingin dianggap sukses, akhirnya ada juga yang mengeluarkan biaya jutaan rupiah untuk merental mobil bahkan menyewa supir, hehe.

Saat ini saya telah menikmati hari ke-2 di kampung. Mudik lebih awal sehingga perjalanan pun lancar. Berangkat dari Bogor pagi sampai di rumah (Ciamis) dzuhur. Kemacetan ditemukan justru ketika menuju Jakarta, ini karena banyak para pekerja yang menuju tempat kerjanya. Jadi saran saya memang bagi yang dari Bogor menuju daerah Priangan Timur baiknya kita berangkat mudik selepas makan sahur sebelum subuh. Jadi kita tidak akan tersendat oleh penuh sesaknya mobil para pekerja yang hendak menuju kantor mereka di Jakarta. Kalau sudah masuh tol Cipularang sih sudah santai kita.

Berikut masukan dari saya bagi Anda yang hendak mudik:

  • Jika kita bukan pekerja (bekerja di perusahaan orang lain), baiknya kita mudik lebih awal, kurang dari H-7. Ini agar kita tidak terjebak kemacetan dan juga tidak terkena kenaikan ongkos akibat tuslah lebaran.
  • Bagi yang membawa kendaraan pribadi, lebih asyik kita berangkat selepas sahur sebelum subuh.
  • Bagi yang membawa mobil sendiri, manfaatkan keberadaan jalan tol, biar lebih cepat sampai. Jika kita pikir dengan menghindari biaya tol jauh lebih hemat, ketahuilah lewat bukan jalan tol bisa jaraknya malah lebih jauh dan artinya biaya BBM lebih banyak.
  • Bagi yang membawa kendaraan pribadi baiknya diservis dulu kendaraannya, dan penuhi dulu BBM-nya.
  • Bagi yang membawa mobil pribadi dan ingin lebih enjoy, gunakan jasa sopir sewaan, saya pun lakukan hal ini.
  • Kita tahu, menjelang lebaran tiket pesawat, kereta api, kapal laut naik, maka jika bisa belilah tiket sejak awal dan mudiklah lebih awal.
  • Jika pun beli tiket lebih awal harganya tetap mahal, paling tidak kita bisa mengantisipasi kehabisan tiket.
  • Pesan tiket bis juga baiknya jauh-jauh hari, antisipasi kehabisan tiket.
  • Hati-hati ketika kita memasuki terminal bis, karena biasanya suka ada calo yang memaks-maksa dan ada juga pedagang asongan yang suka maksa-maksa. Sebenarnya lebih aman di terminal bayangan atau naik di agen-agen PO terdekat.
  • Jaga kesehatan, bawalah obat-obat pribadi, obat tolak angin atau minyak kayu putih.
  • Jika kita tetap berpuasa tentu ini lebih utama, tapi jika tidak memungkinkan karena perjalanan jauh dan melelahkan maka tak puasa juga bisa, makan dan minumlah dengan tetap menghargai orang yang berpuasa.
  • Jika bawa kendaraan pribadi, jangan ngebut dan tetap hati-hati di jalan.
  • Jika jarak perjalanan kurang dari dari 12 jam, maka usahakanlah sebelum jam lima sore dah sampai di rumah, karena biasanya jalanan di sore hari macet oleh orang yang ngabuburit.
  • Hindari jalan-jalan yang di sana ada pasar atau pusat perbelanjaannya, karena biasanya 10 hari terakhir Ramadhan pusat perbelanjaan pada penuh.
  • Jaga hati, jangan mudah emosi selama Anda perjalanan mudik.
  • Oh ya jangan lupa berdoa sebelum berangkat, memohon pertolongan Allah agar selamat sampai tujuan.

Demikian masukan dari saya, meski sederhana semoga ini bisa menjadi tips mudik yang asyik. Selamat mudik, selamat bersua orang-orang tersayang, selamat menikmati indahnya kampung halaman yang penuh kenangan.

Iklan

5 responses to “Cara Mudik Asyik

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s